Kulit memberikan penghalang fisik bagi jalan masuknya patogen ke dalam tubuh. Lapisan luar sel kulit mati yang keras mengandung keratin dan sangat sedikit air, sehingga pertumbuhan patogen, misalnya mikroorganisme terhambat. Kulit juga mensekresi berbagai zat yang menghambat pertumbuhan bakteri, yaitu sebagai berikut:
Air Mata
Kelenjar lakrimal mensekresi air mata yang melarutkan dan mencuci mikroorganisme dan bahan kimia penyebab iritasi mata.
Sebum (Minyak)
Sebum disekresikan oleh kelenjar sebacea serta mengandung asam lemak yang memiliki aksi antimikrobial.
Mukus
Mukus merupakan hasil sekresi sel-sel goblet yang terdapat di sepanjang saluran pernapasan. Mukus merupakan cairan lendir yang lengket sehingga dapat menangkan patogen yang berasal dari udara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar